Palangka Raya, (satpolpp.kalteng.go.id) – Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan Upacara Peringatan Hari Anak Nasional yang dipimpin oleh Plt. Sekretaris Satpol PP Provinsi Kalimantan Tengah, Mikelson Damek, S.T., M.T. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan perlindungan, pemenuhan hak, dan kesejahteraan anak sebagai generasi penerus bangsa.
Pada kesempatan tersebut, Mikelson Damek membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa setiap anak memiliki hak untuk tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang.

“Kalian berhak untuk aman dan bahagia, di rumah, di sekolah, di ruang publik, maupun di dunia digital. Kalian juga berhak berteman dengan siapa saja tanpa memandang perbedaan, karena berbeda itu biasa, dan berteman itu luar biasa,” ucapnya.
Lebih lanjut, disampaikan pula pesan agar anak-anak tidak ragu untuk melaporkan apabila mengalami atau menyaksikan tindak kekerasan.
“Dan jika suatu saat kalian merasa tidak nyaman, mengalami kekerasan, atau melihat teman kalian mengalaminya, jangan diam. Ceritakan kepada orang dewasa yang kalian percaya, atau hubungi layanan SAPA 129. Negara akan selalu hadir untuk kalian,” lanjutnya.

Usai membacakan sambutan, Plt. Sekretaris Satpol PP Provinsi Kalimantan Tengah, Mikelson Damek, S.T., M.T., mengajak seluruh jajaran Satpol PP untuk terus mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan ramah anak.
“Peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum bagi kita semua untuk meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan hak-hak anak. Satpol PP Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen mendukung terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif agar setiap anak dapat tumbuh, belajar, dan berkembang secara optimal,” ujarnya.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama mewujudkan lingkungan yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan, sehingga anak-anak Indonesia dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

(Penulis: BSP, Editor: AAR/YS, Layout: YS, Foto: Tim Media)