Satpol PP Provinsi Kalteng Salurkan Bantuan Kepada Korban Bencana Banjir Di Provinsi Kalsel

Bantuan dari Satpol PP Provinsi Kalteng untuk musibah bencana banjir di Provinsi Kalsel diserahkan melalui Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Provinsi Kalteng

Palangka Raya, (satpolpp.kalteng.go.id) – Dalam rangka keprihatinan dan kepedulian terhadap musibah bencana alam banjir yang menimpa masyarakat Provinsi Kalimantan Selatan, sebagai bentuk kepedulian terhadap musibah bencana alam tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kalimantan Tengah merupakan salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berada di bawah Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah turut serta dalam memberikan bantuan dan telah disalurkan ke Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Provinsi Kalimantan Tengah dan Kwartir Cabang (KWARCAB) Gerakan Pramuka Kota Palangka Raya pada hari Rabu (27/01/2021) Pagi.

Sebagaimana diketahui, pada awal Tahun 2021 ini tepatnya pada bulan Januari 2021 Provinsi Kalimantan Selatan mengalami musibah bencana alam banjir yang sebagian besar merendam wilayah di Kalimantan Selatan. Musibah tersebut tidak hanya merenggut harta dan benda tetapi juga memakan korban jiwa.

Ada beberapa daerah yang terdampak banjir di Provinsi Kalimantan Selatan, di antaranya Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Balangan, Kabupaten Tabalong, Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan Kabupaten Tapin.

Bantuan untuk musibah bencana banjir di Provinsi Kalsel juga diserahkan melalui Kwartir Cabang (KWARCAB) Gerakan Pramuka Kota Palangka Raya

Menurut data yang dilansir oleh media massa, jumlah KK yang terdampak akibat bencana banjir tersebut adalah 120.284 KK, dengan jumlah jiwa sebanyak 342.987 orang. Disebutkan pula sebanyak 63.608 orang mengungsi akibat banjir. Kemudian juga ada dampak yang melanda infrastruktur yaitu ada sekitar 66.768 rumah terendam, jalan raya terendam sepanjang 18.294 meter, dan ada 21 jembatan yang mengalami kerusakan, Dampak banjir juga melanda lahan pertanian di Kalimantan Selatan, dengan total lahan pertanian gagal panen di 11 kabupaten/kota mencapai 18.356 hektar. Selain itu, dampak bagi areal budidaya perikanan terdapat di 4 kecamatan dengan luas terdampak 48 petak kolam, 67 karamba, dan 17 zak pakan ikan.

Ditemui Tim Media, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kalimantan Tengah, Baru, S.Pd.,M.Si menyampaikan bahwa sebagai warga negara Indonesia, kita mempunyai kewajiban untuk membantu saudara-saudara kita khususnya di Provinsi Kalimantan Selatan yang sedang mengalami musibah banjir.

“Bencana alam berupa banjir yang dialami oleh saudara-saudara kita di Provinsi Kalimantan Selatan, adalah musibah yang tidak kita inginkan. Bencana banjir ini dikarenakan dalam beberapa minggu belakangan ini intensitas turunnya hujan sangat sering sekali dan saya dengar dalam 3 hari hujan turun terus menerus yang mengakibatkan bencana banjir dibeberapa daerah di Provinsi Kalimantan Selatan termasuk kota Banjarmasin dan kota Banjarbaru. Untuk itu kami merasa berkewajiban sebagai warga negara Indonesia membantu saudara-saudara kita yang terdampak musibah banjir ini” Ucap Baru.

Dengan bantuan yang diberikan tersebut, Kasat Pol PP Provinsi Kalimantan Tengah Baru, S.Pd., M.Si berharap kiranya dapat memberikan manfaat dan meringankan beban bagi mereka yang terdampak musibah banjir, agar tetap semangat dalam beraktivitas dan bekerja sehari-hari.


Penulis: HKY, Editor: AAR/YS, Layout: YS, Foto: Tim Media )

Social media sharing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *