Semarang, Jawa Tengah (satpolpp.kalteng.go.id) – “Tuntutlah ilmu sampai ke Negeri China,” demikian pepatah yang sering kita dengar. Berangkat dari semangat yang sama, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kalimantan Tengah memilih Provinsi Jawa Tengah sebagai tujuan kegiatan kaji tiru untuk memperkuat kapasitas penyelenggaraan ketertiban umum, ketenteraman masyarakat, serta perlindungan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 13 November 2025, bertempat di Kantor Satpol PP Provinsi Jawa Tengah.
Rombongan Satpol PP Provinsi Kalimantan Tengah dipimpin oleh Plt. Sekretaris Satuan sekaligus Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat, Mikelson Damek, S.T., M.T., yang juga bertindak sebagai Ketua Tim Kaji Tiru. Kegiatan ini turut diikuti oleh para pejabat eselon III, eselon IV, pejabat fungsional, serta 2 (dua) orang ASN PPPK Satpol PP Provinsi Kalimantan Tengah. Beberapa pejabat yang ikut dalam rombongan antara lain Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat, Eric Dovico L. Lampe, S.Sos., M.Si., Kepala Bidang Pembinaan Masyarakat, Lugikaeter, S.Hut., M.Si., serta Plt. Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah, Dedi Setiadi, S.E., selain pejabat eselon IV dan pejabat fungsional lainnya. Kehadiran seluruh peserta menunjukkan komitmen Satpol PP Kalimantan Tengah dalam memperluas wawasan, menimba pengalaman, serta memperkuat kapasitas kelembagaan.
Rombongan diterima langsung oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Tengah, Tri Harso Widiharmanto, S.H., beserta jajaran pejabat eselon III dan IV Satpol PP Jateng. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keterbukaan, dengan dialog dan diskusi intensif mengenai praktik terbaik dan inovasi dalam penyelenggaraan tugas Satpol PP. Selama kegiatan kaji tiru, rombongan Satpol PP Kalimantan Tengah mempelajari berbagai aspek penting, antara lain penyelenggaraan program dan kegiatan Satpol PP, teknis penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah, penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat (Tibumtranmas), serta pembinaan dan perlindungan masyarakat.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pembelajaran mengenai pengelolaan PPID, strategi pengelolaan media dan komunikasi publik, serta pemanfaatan aplikasi berbasis Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai bagian dari transformasi digital Satpol PP. Salah satu fokus utama adalah pembelajaran terkait Standar Pelayanan Minimal (SPM). Satpol PP Provinsi Jawa Tengah menjadi rujukan nasional karena telah menyelesaikan laporan SPM Satpol PP secara lengkap. Sesuai rekomendasi Kementerian Dalam Negeri RI, Satpol PP Provinsi Kalimantan Tengah diarahkan untuk mempelajari langsung proses penyusunan, implementasi, dan pelaporan SPM agar dapat diterapkan di Kalimantan Tengah.
Selain aspek teknis dan manajerial, kegiatan ini juga menonjolkan budaya Kalimantan Tengah. Seluruh rombongan mengenakan batik khas Kalimantan Tengah sebagai simbol pengenalan, promosi, dan kebanggaan budaya daerah. Langkah ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah dalam memperkuat identitas dan jati diri budaya daerah. Plt. Sekretaris Satuan sekaligus Ketua Tim Kaji Tiru, Mikelson Damek, S.T., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi penguatan kapasitas kelembagaan Satpol PP Kalteng. “Melalui kaji tiru ini, kami memperoleh banyak informasi dan praktik terbaik yang dapat kami adaptasi untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan tugas Satpol PP di Kalimantan Tengah.
Fokus kami antara lain peningkatan kualitas penyusunan SPM, penguatan PPID, pengelolaan media, serta optimalisasi penggunaan aplikasi berbasis SPBE. Kami menyampaikan apresiasi kepada Satpol PP Jawa Tengah atas kesediaannya berbagi pengalaman dan membuka ruang diskusi secara mendalam.” Sementara itu, Kepala Satpol PP Provinsi Jawa Tengah, Tri Harso Widiharmanto, S.H., menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap kerja sama antarprovinsi dapat terus berlanjut. “Kami merasa terhormat dapat menerima rekan-rekan dari Satpol PP Provinsi Kalimantan Tengah. Semoga praktik dan pengalaman yang kami bagikan hari ini dapat memberikan manfaat serta menjadi inspirasi bagi Satpol PP Kalimantan Tengah, dan kerja sama ini terus berlanjut demi pelayanan yang lebih profesional dan responsif bagi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan kaji tiru ini diharapkan mampu memperkuat hubungan kelembagaan, meningkatkan profesionalisme, serta mendorong lahirnya inovasi dalam pelaksanaan tugas Satpol PP Provinsi Kalimantan Tengah. Selain membawa pulang pengalaman dan ilmu teknis, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkenalkan budaya Kalimantan Tengah melalui batik khas daerah sebagai wujud diplomasi budaya dan kebanggaan lokal.
( Penulis: HKY, Editor: AAR/YS, Layout: YS, Foto: Tim Media )