Palangka Raya, (satpolpp.kalteng.go.id) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Pelatihan Pengendalian Massa (Dalmas) Tahun 2025 di Palangka Raya, Rabu (17/9/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Peningkatan Kapasitas Satuan Polisi Pamong Praja melalui Pelatihan Dalmas bagi Anggota Satpol PP se-Kalimantan Tengah Tahun 2025”.
Pelatihan secara resmi dibuka oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan Masyarakat, Lugikaeter, S.Hut., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya peningkatan kapasitas dan profesionalisme Satpol PP dalam menjalankan tugas pokok, fungsi, dan kewenangannya.
“Pelatihan Dalmas ini diharapkan mampu menambah pengetahuan serta keterampilan seluruh personel, agar setiap anggota mampu melaksanakan tugas pengendalian massa secara profesional, humanis, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.
Pelatihan ini diikuti oleh 60 orang ASN baik itu PNS, PPPK dan Tenaga Kontrak Satpol PP se-Kalimantan Tengah. Kehadiran peserta dari berbagai kabupaten/kota diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan sinergi dalam penegakan Peraturan Daerah serta penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat di daerah masing-masing.
Kegiatan dilaksanakan di Aula Satpol PP Prov. Kalteng untuk pemberian materi secara teori, dan di halaman kantor Satpol PP Prov. Kalteng untuk praktik lapangan. Adapun instruktur dalam pelatihan ini berasal dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Tjilik Riwut Polda Kalteng, sehingga peserta dapat memperoleh pembelajaran yang lebih aplikatif sesuai standar kepolisian.
Berdasarkan materi yang disampaikan narasumber, tujuan utama pelatihan Dalmas adalah memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam kegiatan penyampaian pendapat di muka umum. Dengan pemahaman ini, setiap anggota Satpol PP diharapkan mampu menjalankan tugasnya secara tertib, menghormati hak asasi manusia, serta memastikan tidak ada korban jiwa baik dari masyarakat maupun petugas dalam setiap kegiatan unjuk rasa.
Lugikaeter menambahkan, personel Satpol PP harus terus meningkatkan kapasitas, tidak hanya dalam aspek teknis pengendalian massa, tetapi juga disiplin ilmu lain yang menunjang profesionalisme. Hal ini penting untuk membangun citra Satpol PP sebagai aparatur yang melayani, melindungi, sekaligus menegakkan aturan dengan mengedepankan moto “Praja Wibawa”.
Pada akhir sambutan, Kepala Satpol PP Provinsi Kalimantan Tengah melalui perwakilannya menyampaikan ucapan selamat mengikuti pelatihan kepada seluruh peserta. Diharapkan seluruh materi yang diperoleh dapat diimplementasikan di wilayah kerja masing-masing, sehingga peran Satpol PP dalam mendukung pembangunan daerah menuju Kalteng Semakin Berkah dapat terwujud.
Dokumentasi Kegiatan:
( Penulis: HKY, Editor: AAR/YS, Layout: YS, Foto: Tim Media )